10 Tempat Ini Diperkirakan Akan Segera Hilang Karena Ulah Manusia!

Semakin hari masalah pencemaran lingkungan memang semakin parah. Meskipun udah banyak relawan yang bahu membahu memperbaiki lingkungan, tetep saja hasil yang didapat nggak signifikan. Karena nggak semua negara benar-benar niat untuk memperbaiki keadaan lingkungan. Peraturan mengenai lingkungan gampang banget dibeli sama uang. Hasilnya, keadaan bumi pun semakin memburuk. Pemanasan global, iklim yang tidak menentu, serta berbagai fenomena janggal lainnya menjadi bukti kalau bumi lagi sakit. Nggak heran, 10 tempat ini diprediksi bakalan tinggal kenangan.
Bagan, Myanmar
Bagan, Myanmar
Bagan merupakan tempat dari lebih 2000 penganut agama Buddha. Pagoda yang dibangun disini kebanyakan berasal dari abad ke-11 dan ke-12. Sempat tak terurus, tempat ini direstorasi dari tahun 1995 sampai 2008. Mirisnya, sejak dijadikan tempat wisata, banyak turis yang merusak tempat bersejarah ini. Mereka memanjat pagoda hanya untuk mendapatkan angle foto yang bagus dan menyebabkan hancurnya bangunan di sini.

Danau Nikaragua
Danau Nikaragua
Nikaragua satu-satunya tempat di muka bumi dimana hiu bisa hidup di air tawar. Sayangnya, pada Juli 2014, pemerintah menyetujui pembangunan kanal yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Atlantik. Ratusan desa akan dievakuasi dan dipindahkan. Rencana ini diperkirakan akan menghilangkan sekitar setengah juta hektar hutan dan rawa-rawa.

The Great Barrier Reef yang berada di Australia
The Great Barrier Reef yang berada di Australia
Pemanasan global merupakan ancaman serius bagi kelangsungan ekosistem di terumbu karang ini. Kenaikan suhu yang hanya 1 derajat Celcius doang akan membuat rumput laut perlahan-lahah mati, dan karang menjadi rusak karena terpapar sinar matahari yang terlalu kuat.

Tembok Besar China
Tembok Besar China
Tembok ini merupakan salah satu keajaiban dunia yang dikunjungi jutaan turis setiap tahun. Emang dasarnya manusia yang suka merusak, banyak turis yang mengambil bebatuan di sini hanya sebagai suvenir doang. Tindakan vandalisme juga banyak banget. Ditambah para petani lokal yang mencuri batu dan pagar di sekitar. 22% dari tembok ini telah menghilang, dan itu sekitar 2000 km. Bayangin aja di masa depan udah berapa km yang hilang.

Pulau Paskah, Chile
Pulau Paskah, Chile
Karena keunikannya, pulau ini menjadi salah satu tujuan wisatawan. Dan entah kenapa, semua turis itu selalu sama. Selalu meninggalkan jejak-jejak berupa sampah dan suka merusak objek di sekitarnya. Kehidupan di sini pun semakin rapuh.

Pulau Culebra di Puerto Rico
Pulau Culebra di Puerto Rico
Pulau ini merupakan tempat dimana Angkatan Laut Amerika sering melakukan latihan perang. Akibatnya, banyak tumbuhan dan hewan yang terkena dampak. Pelatihan ini dihentikan tahun 1975, tapi masalah baru datang. Turis yang terus berdatangan justru membuat tempat ini lebih parah ketimbang bom dan peluru. Sekarang, keseluruhan ekosistem tengah menanti kepunahan.

Nuuk, Greenland
Nuuk, Greenland
Nuuk merupakan ibu kota dari Greenland, dimana hal paling umum di negara ini adalah salju dan beruang kutub. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk memperbarui industri tambang batu mulia disini. Ini akan menyebabkan dibangunnya banyak lokasi tambang yang akan membuat perubahan besar terhadap situasi lingkungan. Diperkirakan juga, es di Greenland akan mencair seutuhnya pada tahun 2100 dan kota Nuuk ini bakal tenggelam.

Pulau Seychelle
Pulau Seychelle
Tiap tahun, pulau ini semakin tenggelam. Perubahan iklim dan kenaikan tinggi laut membuat karang punah, dan terjadi erosi yang perlahan-lahan menyapu bersih seluruh pulau. Menurut ilmuwan, cuma nunggu waktu sebelum Seychelles bener-bener tenggelam. Padahal, pulau ini menyimpan banyak keindahan.

Gunung Kilimanjaro, Tanzania
Gunung Kilimanjaro, Tanzania
Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Afrika dan puncaknya diselimuti oleh salju abadi. Mirip puncak Jayawijaya. Tapi, salju ini tidak lagi abadi. Dalam 100 tahun terakhir, salju perlahan-lahan mencair. Diperkirakan, pada tahun 2033 salju di puncak ini tidak akan ada lagi. Sedangkan, salju di Puncak Jayawijaya juga diperkirakan akan mencair sepenuhnya pada tahun 2030.

Madagascar
Madagascar
Hutan Madagaskar dipenuhi dengan tumbuhan purba yang langka, seperti pohon Baobab. Tapi, karena masalah ekonomi, penebangan hutan masif banget terjadi. Dan kalo tidak ada aksi penyelamatan sama sekali, semua hutan disini bakalan habis ditebang pada tahun 2025. Hewan-hewan eksotis khas daerah ini pun akan mengikuti kepunahan tersebut.

Kalau kamu tidak bisa berbuat sesuatu yang signifikan untuk bumi, setidaknya mulailah menghemat energi dan buang sampah pada tempatnya. Ajak juga teman-temanmu melakukan hal serupa supaya bumi tetap terjaga keindahannya.
Load disqus comments

0 comments